Supervisi Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan

Foto Supervisi Pendidikan Profesi Guru: unsplash.com/@husniatisalma
Foto Supervisi Pendidikan Profesi Guru: unsplash.com/@husniatisalma
Crella Subscription - 1,000s of fonts, graphics and more

Terakhir diperbarui Mei 2023 oleh Tempat Bagi


Supervisi Pendidikan Guru merupakan komponen penting dalam Program Pendidikan Profesi Guru. Supervisi merupakan proses yang melibatkan pengawasan dan pembinaan terhadap kinerja para guru guna meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran. Dalam artikel ini, akan dijelaskan secara sistematis tentang Supervisi Pendidikan Guru dalam Program Pendidikan Profesi Guru, termasuk konsep, prinsip, tujuan, metode, dan fungsi Supervisi Pendidikan Guru dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru.


Konsep Supervisi Pendidikan Guru

Supervisi Pendidikan Guru merupakan kegiatan pengawasan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pengajaran dan pembelajaran. Melalui supervisi, para guru diberikan bimbingan dan umpan balik yang konstruktif guna mengembangkan keterampilan mengajar, strategi pembelajaran, serta peningkatan kualitas interaksi dengan siswa. Supervisi juga mencakup pengawasan terhadap implementasi kurikulum, penilaian, dan manajemen kelas.

Menurut Purwanto (2010, hlm. 76) menjelaskan bahwa supervisi pendidikan adalah segala bantuan dari para pemimpin sekolah, yang tertuju kepada perkembangan kepemimpinan guru-guru dan personel sekolah lainnya dalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan yang berupa dorongan, bimbingan, dan kesempatan bagi pertumbuhan keahlian serta kecakapan guru-guru seperti bimbingan dalam usaha dan pelaksanaan pembaharuan-pembaharuan dalam pendidikan dan pengajaran, pemilihan alat-alat pelajaran, dan metode-metode mengajar yang lebih baik, cara-cara penilaian yang sistematis terhadap fase seluruh proses pengajaran, dan sebagainya.

Prinsip Supervisi Pendidikan Guru

Prinsip Supervisi Pendidikan Guru adalah pedoman penting yang menjadi dasar dalam melaksanakan supervisi yang efektif. Prinsip-prinsip ini mengarahkan pengawas pendidikan untuk memastikan bahwa supervisi dilakukan dengan cara yang adil, berfokus pada pengembangan profesionalisme guru, dan mendukung peningkatan kualitas pengajaran. Beberapa prinsip yang dapat diterapkan dalam Supervisi Pendidikan Guru antara lain:

  1. Kolaborasi: Supervisi harus dilakukan dengan pendekatan kolaboratif, di mana pengawas bekerja sama dengan guru untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, serta area pengembangan yang perlu ditingkatkan. Melalui kolaborasi, supervisi menjadi proses yang berpusat pada pertumbuhan profesional dan saling belajar antara pengawas dan guru.
  2. Keterbukaan dan Kepercayaan: Supervisi yang efektif didasarkan pada hubungan yang saling percaya antara pengawas dan guru. Keterbukaan dalam memberikan umpan balik, penerimaan terhadap saran dan rekomendasi, serta kepercayaan bahwa supervisi bertujuan untuk membantu peningkatan kualitas pengajaran adalah prinsip penting yang harus dijunjung tinggi.
  3. Pembinaan: Supervisi tidak hanya berfokus pada pengawasan dan evaluasi, tetapi juga pada pembinaan dan pengembangan guru. Pengawas pendidikan harus memberikan dukungan, bimbingan, dan pelatihan yang relevan untuk membantu guru dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi mereka.
  4. Berpusat pada Siswa: Prinsip ini menggarisbawahi pentingnya memastikan bahwa supervisi Pendidikan Guru berfokus pada peningkatan pembelajaran siswa. Pengawas pendidikan harus memastikan bahwa pengajaran yang diamati dan dievaluasi sesuai dengan kebutuhan siswa, dan memberikan rekomendasi yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
  5. Peningkatan Berkelanjutan: Supervisi Pendidikan Guru bukanlah kegiatan sekali jalan, tetapi proses berkelanjutan. Prinsip ini mendorong pengawas untuk menyediakan umpan balik yang berkesinambungan, memantau perkembangan guru, dan mengidentifikasi peluang pengembangan profesional yang berkelanjutan.
Baca juga :  RPP dengan Project Based Learning (PjBL)

Dengan menerapkan prinsip-prinsip supervisi ini, Supervisi Pendidikan Guru dapat menjadi instrumen yang efektif dalam meningkatkan kualitas pengajaran, pembinaan profesionalisme guru, dan mencapai tujuan pembelajaran yang optimal.

Tujuan Supervisi Pendidikan Guru

Tujuan Supervisi Pendidikan Guru dalam Program Pendidikan Profesi Guru adalah untuk meningkatkan kualitas pengajaran, pembinaan profesionalisme, pengawasan implementasi kurikulum, dan meningkatkan kualitas interaksi guru dengan siswa. Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru, supervisi membantu mengembangkan keterampilan mengajar, memberikan umpan balik yang konstruktif, serta memberikan dukungan dan pelatihan yang sesuai.

  1. Peningkatan Kualitas Pengajaran: Tujuan utama supervisi adalah meningkatkan kualitas pengajaran guru melalui pengembangan keterampilan mengajar, penggunaan metode yang inovatif, dan peningkatan efektivitas pembelajaran.
  2. Pembinaan dan Pengembangan Profesionalisme: Supervisi bertujuan untuk membantu guru dalam mengembangkan kompetensi profesional mereka, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta memberikan dukungan dan pelatihan yang sesuai.
  3. Pengawasan Implementasi Kurikulum: Supervisi juga melibatkan pengawasan terhadap implementasi kurikulum dan memastikan bahwa materi pelajaran disampaikan sesuai dengan standar dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
  4. Peningkatan Kualitas Interaksi dengan Siswa: Supervisi membantu guru dalam meningkatkan kualitas interaksi dengan siswa, membangun hubungan yang positif, memotivasi siswa, dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif.
Baca juga :  Problem Based Learning (PBL) Uji Makanan - SMP Kelas 8 - Kelompok 5

Dengan tujuan ini, supervisi menjadi landasan penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang berkualitas dan efektif bagi para guru dan siswa.

Metode Supervisi Pendidikan Guru

Metode Supervisi Pendidikan Guru merupakan pendekatan yang penting dalam melaksanakan pengawasan dan pembinaan terhadap guru. Dalam Program Pendidikan Profesi Guru, metode-metode ini memberikan kerangka kerja yang efektif untuk memantau dan meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran. Melalui observasi kelas, analisis karya tulis, wawancara, dan diskusi kelompok, supervisi memungkinkan pengawas untuk mengamati langsung kegiatan guru, menganalisis karya tulis yang dihasilkan, berinteraksi secara mendalam, dan memberikan umpan balik yang konstruktif.



  1. Observasi Kelas: Observasi langsung dalam kelas merupakan salah satu metode yang umum digunakan dalam supervisi. Supervisor mengamati kegiatan pengajaran, interaksi guru-siswa, dan memberikan umpan balik yang konstruktif.
  2. Analisis Karya Tulis: Supervisor dapat menganalisis karya tulis yang dihasilkan oleh guru, seperti rencana pelaksanaan pembelajaran, desain pembelajaran, dan penilaian. Hal ini memungkinkan supervisor untuk mengevaluasi kualitas materi dan perencanaan pembelajaran.
  3. Wawancara: Melalui wawancara, supervisor dapat mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pandangan guru terkait pengajaran, tantangan yang dihadapi, dan kebutuhan pengembangan profesional.
  4. Diskusi Kelompok: Supervisor dapat mengadakan diskusi kelompok dengan para guru untuk berbagi pengalaman, memberikan saran, dan mempromosikan kolaborasi antar guru.

Metode Supervisi Pendidikan Guru di atas memungkinkan para pengawas untuk memahami secara holistik kinerja guru dan memberikan bimbingan yang sesuai untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka.

Fungsi Supervisi Pendidikan Guru

Supervisi Pendidikan Guru dalam Program Pendidikan Profesi Guru memberikan fungsi yang signifikan bagi pengembangan profesionalisme dan peningkatan kualitas pengajaran. Melalui supervisi yang efektif, guru dapat menerima umpan balik konstruktif, mengidentifikasi area pengembangan diri, dan memperbaiki strategi pengajaran mereka.

  1. Meningkatkan Kualitas Pengajaran: Supervisi membantu guru dalam meningkatkan kualitas pengajaran mereka melalui umpan balik yang konstruktif dan pembinaan yang terarah.
  2. Pengembangan Profesionalisme: Supervisi memungkinkan guru untuk mengidentifikasi area pengembangan diri, serta memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan workshop yang relevan.
  3. Meningkatkan Kepuasan Guru: Dengan adanya supervisi yang efektif, guru merasa didukung dan dihargai dalam upaya mereka meningkatkan pengajaran dan pembelajaran.
  4. Peningkatan Prestasi Siswa: Melalui supervisi, guru dapat memperbaiki strategi pengajaran mereka, menyediakan umpan balik yang efektif kepada siswa, dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih efektif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi siswa.
Baca juga :  Perbedaan PBL dan PjBL

Fungsi Supervisi Pendidikan Guru menjadi alat penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif dan mendorong pertumbuhan profesional para guru.

Kesimpulan

Supervisi Pendidikan Guru merupakan komponen penting dalam Program Pendidikan Profesi Guru. Melalui supervisi yang terarah dan berkelanjutan, guru dapat mengembangkan keterampilan mengajar, meningkatkan profesionalisme, dan meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran.

Dengan memanfaatkan metode observasi kelas, analisis karya tulis, wawancara, dan diskusi kelompok, supervisi memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh para guru untuk menjadi lebih efektif dan kompeten dalam melaksanakan tugas mereka.

Dengan supervisi yang efektif, guru dapat memberikan pengajaran yang berkualitas, membangun hubungan yang positif dengan siswa, dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif untuk pengembangan potensi siswa.

 


Referensi:
Purwanto, M.N. (2017). Administrasi dan supervisi pendidikan (Cet. 24). Bandung: Remaja Rosdakarya.