Ingin produk Anda dilihat ribuan orang?
Untuk kolaborasi iklan yang menguntungkan, Tempatbagi.com siap membantu. Temukan kami di halaman Kontak Kami.

PBL Uji Makanan – SMP Kelas 8 – Kelompok 5

Problem Based Learning (PBL) Sistem Pencernaan – SMP Kelas 8 – Kelompok 5

Problem Based Learning (PBL) Uji Makanan | SMP Kelas 8 Kelompok 5

Tanggal: 29 Agustus 2022.

Nama Anggota Kelompok

  • Daffa
  • Elita
  • Haykal
  • Humaira
  • Isnaeni
  • Ganjar
  • Aziz
  • Syifa

Kelompok 5 siswa kelas 8 SMP berhasil menyelesaikan proyek Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) mereka, berfokus pada uji kandungan makanan.


Alat dan Bahan

Untuk melakukan serangkaian pengujian, kelompok ini secara cermat menyiapkan berbagai alat dan bahan. Mereka menggunakan tabung reaksi, pipet, penjepit, sendok, garpu, dan tempat makan sebagai alat utama. Selanjutnya, mereka juga membutuhkan lilin untuk pemanasan. Adapun bahan-bahan yang digunakan meliputi nasi uduk sebagai sampel makanan, serta reagen seperti Betadine/Iodin, Air Le Minerale, Biuret, dan Benedict untuk mendeteksi kandungan gizi.

Metode Pengujian Makanan

Kelompok ini mengikuti serangkaian langkah kerja yang sistematis untuk menguji berbagai kandungan dalam makanan, termasuk lemak, amilum, protein, dan glukosa.

Baca juga :  Pendidikan Karakter bagi Guru

Uji Lemak

Pertama-tama, mereka menguji kandungan lemak. Siswa memisahkan beberapa bagian makanan di atas kertas putih, kemudian mengamati perubahan yang terjadi.

Uji Amilum

Selanjutnya, untuk uji amilum, mereka menghancurkan beberapa makanan. Setelah itu, mereka meneteskan iodin dan mengamati hasilnya.

Uji Protein

Kemudian, mereka melakukan uji protein. Siswa menghancurkan beberapa makanan, lalu meneteskan larutan biuret dan mengamati perubahannya.

Uji Glukosa

Terakhir, untuk uji glukosa, mereka menghancurkan makanan dan memasukkan larutan makanan ke dalam tabung reaksi. Selanjutnya, mereka menjepit tabung reaksi dengan penjepit kayu, memanaskannya selama 30 detik di atas api, dan kemudian mengamati hasilnya.



Hasil Pengamatan

Hasil Pengamatan (sebelum)Hasil Pengamatan (sesudah)Keterangan
Nasi sebelum diteteskan iodin/biuret warnanya tetapNasi sesudah diteteskan iodin warnanya berubah menjadi hitam keunguan --> amilum, protein --> tetap sama
Bihun sebelum diteteskan iodin/biuret warnanya tetapamilum --> warna hitam, protein --> tetap sama*
Tempe orek sebelum diteteskan iodin/biuret warnanya tetapamilum --> ungu kehitaman, protein --> ungu pastel**Glukosa --> orange bata
Baca juga :  Peningkatan Kualitas Guru melalui Program PPG

Pembahasan dan Kesimpulan

Berdasarkan hasil uji coba makanan yang telah dilakukan, jelas terlihat bahwa nasi uduk mengandung lemak, amilum, protein, dan glukosa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa nasi uduk merupakan sumber energi yang kaya akan berbagai makronutrien penting.