aliefsyahru Pecinta fotografi & G Shock. Juga sebagai freelancer pemburu dolar.

Fotografi Makro untuk Fotografer Pemula (part 2 to 3)

1 min read

Register Now!


Tips Fotografi Makro – Macro Photography atau disebut juga teknik Fotografi Makro adalah salah satu dari teknik dasar fotografi yang dilakukan dengan jarak yang sangat dekat kepada objek yang lebih kecil. Fotografi makro biasanya memiliki rasio 1:1 yaitu besar foto yang di hasilkan ukurannya sama dengan benda aslinya.

Postingan ini adalah part kedua yang merupakan sambungan dari postingan saya pada part satu kemarin. Kali ini saya akan membahas 5 tips fotografi makro lainnya. Yaitu penggunaan perangkat “Third Hand”, pola komposisi, pengaturan titik fokus, memeriksa layar LCD panel dan memotret setelah hujan turun.
 

Gunakan Perangkat “Third Hand”

https://tempatbagi.com/tips-fotografi-makro-part-2-to-3/
Fungsi Third Hand sebagai pengatur posisi subjek. (foto: google.com)

“Third Hand” adalah sebuah perangkat penting sebagai pelengkap dalam teknik fotografi makro. Fungsinya untuk mengatur posisi subjek atau memindahkannya pada posisi yang Anda inginkan.

Perangkat ini juga memungkinkan Anda untuk mengatur posisi background atau latar belakang yang Anda inginkan.
 

Dapatkan Pola Komposisi yang Terbaik

https://tempatbagi.com/tips-fotografi-makro-part-2-to-3/
Sebisa mungkin memotret tanpa melakukan cropping. (foto: unsplash.com)

Meskipun Anda dapat meng-crop foto Anda setelah pengambilan foto, akan lebih baik untuk mendapatkan komposisi yang sudah baik langsung dari settingan kamera (tanpa cropping) pada data, serta pengambilan foto sebanyak mungkin.


Dengan pola close-up yang detail, Anda dapat memenuhi frame secara menyeluruh sehingga tidak ada jeda pada tampilan gambar. Sebagai alternatif lain, perlihatkan seluruh pola pada tampilan gambar.
 

Pengaturan Titik Fokus

https://tempatbagi.com/tips-fotografi-makro-part-2-to-3/
Pengaturan titik fokus membuat hasil foto menjadi dramatis. (foto: unsplash.com)

Hal yang sangat penting, ialah mengatur titik fokus ketika memulai teknik fotografi makro dengan subjek yang kecil. Anda dapat secara dramatis mengubah tampilan gambar dengan memilih titik fokus yang tepat.

Contohnya, Anda dapat memotret dua gambar dengan bukaan aperture yang sama maksimal, namun fokus dirubah dengan jarak beberapa milimeter untuk menghasilkan efek yang sangat berbeda.
 

Periksa Layar LCD Panel

https://tempatbagi.com/tips-fotografi-makro-part-2-to-3/
Pastikan komposisi Anda hanya terpusat pada subjek. (foto: unsplash.com)

Gunakan LCD pada kamera DSLR Anda untuk memastikan Anda memotret apa yang di inginkan, sebelum Anda berpindah tempat. Lihat dengan seksama pada pinggir frame dan pastikan tidak ada gangguan.

Hindari subjek dari benda yang tidak di inginkan pada tampilan dan pastikan komposisi Anda hanya terpusat pada subjek. Membawa baterai cadangan juga merupakan hal yang sangat penting karena me-review foto juga akan menguras baterai.
 


Memotretlah setelah Hujan Turun

https://tempatbagi.com/tips-fotografi-makro-part-2-to-3/
Mendekatlah ke subjek untuk hasil yang maksimal. (foto: unsplash.com)

Setelah hujan adalah waktu yang tepat untuk mencari objek untuk teknik fotografi makro, ketika benda-benda sekitar dipenuhi oleh tetesan air.

Mendekatlah ke subjek untuk mendapatkan bagaimana titik hujan menjadi “lensa pembesar”. Titik hujan dapat memperbesar pola di permukaan tempatnya menempel.

Untuk tips fotografi makro selanjutnya saya bahas di postingan part ketiga.


Baca juga :  Sepeda BMX (Bicycle Motocross) dan Berbagai Macam Tipenya

Register Now! Font Banner - Free Fonts  

aliefsyahru Pecinta fotografi & G Shock. Juga sebagai freelancer pemburu dolar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *