Bu Tejo, Sinopsis & Dialog Film Pendek Tilik

  • Bagikan
Bu Tejo Tilik

Film pendek Tilik yang disutradarai Wahyu Agung Prasetyo, dan baru dirilis pada bulan Agustus ini. Yang menjadi keunikan dari film pendek Tilik ini, terletak pada semua pemeran utamanya diisi oleh perempuan, yakni Bu Tejo, Dian, dan Yu Ning.

Film pendek Tilik ini bercerita tentang rombongan ibu-ibu desa yang dalam perjalanan dari Bantul menuju Yogyakarta, dengan menumpangi truk untuk menjenguk (tilik) Bu Lurah.

Tokoh sentralnya ialah Bu Tejo, sebagai perempuan dengan watak suka memulai topik pembicaraan yang berbau gosip, tidak henti mengumbar gosip tentang Dian, perempuan muda cantik, sehingga membuat banyak laki-laki menaksirnya, juga merupakan pacarnya Fikri, putra dari Bu Lurah.

Dia membeberkan berbagai hal yang seolah dianggap fakta bahwa Dian, calon menantu Bu Lurah itu adalah perempuan yang tidak beres, dan bisa meresahkan warga, terutama keutuhan rumah tangga, karena dicurigai sering menggoda para lelaki yang sudah berkeluarga. Secara tiba-tiba Dian memiliki banyak barang mewah. Sampai ada yang menjawab pernah melihat Dian bersama dengan laki-laki tua. Jawaban itu langsung diperkeruh oleh Bu Tejo, jika dirinya pernah melihat Dian muntah-muntah.

Namun, tidak semua yang disampaikan Bu Tejo itu diterima begitu saja, sebab ada yang mengingatkan yakni Yu Ning, bahwa kalau menjadi orang jangan terlalu mudah menerima informasi dari internet. Ia pun tidak peduli dan terus melancarkan gosip keburukan Dian, apalagi ada salah seorang yang menyokong. Klimaksnya, terjadi perang mulut antara Bu Tejo dengan Yu Ning yang masih memiliki ikatan kerabat dengan Dian.

Setelah rombongan ibu-ibu tersebut sampai di rumah sakit, kedatangan mereka disambut langsung oleh Dian dan Fikri. Ia tetap memberikan pandangan sinis kepada Dian, yang memang sejak awal Dian sudah berada di rumah sakit. Namun, Dian menyayangkan kedatangan para tetangganya itu, sebab Bu Lurah masih berada di ruang perawatan intensif (ICU), belum boleh dijenguk oleh siapa pun.

Pada akhir cerita, digambarkan Dian memasuki mobil sedan yang di dalamnya telah duduk seorang lelaki paruh baya. Dian menumpahkan kegelisahan dan mengungkapkan, sebenarnya tak sanggup lagi menjalani hubungan sembunyi-sembunyi, juga kekhawatirannya kepada lelaki itu. Apakah Fikri menerima kenyataan bila mengetahui bahwa ternyata ayahnya akan menikah dengan Dian pacarnya?

Nah, berikut ini adalah dialog dari film pendek Tilik versi saya dengan bahasa Indonesia baku.

 

Crella Subscription - 1,000s of fonts, graphics and more
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *