Artemia sebagai Makanan Alami Ikan Cupang

3 min read

Register Now!


Artemia Cupang – Cupang, atau Betta termasuk ikan yang mudah dipelihara. Hewan cantik ini tidak membutuhkan wadah khusus. Tidak juga bergantung pada filter atau aerator. Cupang juga tidak rewel soal kadar ph dan suhu air.

Singkatnya, hewan cantik yang satu ini tidak manja dan mudah perawatannya. Namun, itu bukan berarti Anda bisa sembarangan pilih makanannya. Anda harus memilih makanan terbaik untuknya.

Untuk Anda yang baru memelihara ikan cupang, harus diperhatikan makanan ikan cupang Anda agar hewan cantik tersebut tidak cepat mati.

Makanan yang bergizi tinggi akan membuatnya tumbuh dengan baik, tetap sehat dan selalu tampak segar. Plus, membuat sirip dan ekornya tumbuh cantik, mulus dan indah. Berikut ini kata pakar soal makanan terbaik untuk ikan cupang.

 


Apa Kata Pakar?

Wildan Nurussalam, S.Pi., M.Si., dosen jurusan Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor memberikan saran soal makanan ikan cupang agar tetap sehat dan cepat besar.

“Berikanlah ikan cupang tersebut dengan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi sehingga menunjang pertumbuhannya.” 

Wildan mengatakan makanan ikan cupang yang baik dapat berasal dari jenis makanan alami atau makanan buatan. Hanya saja, makanan ikan cupang alami memiliki lebih banyak keunggulan daripada yang buatan. 

 

Makanan Ikan Cupang Alami

Kelebihan dari makanan ikan cupang alami di antaranya dapat membuat ikan cupang bergerak lincah mengejar makanannya karena lebih menarik dan tidak merusak kualitas dari air. Kedua keunggulan tersebut tidak dimiliki oleh makanan ikan cupang buatan.


Ada banyak makanan ikan cupang alami yang dijual di toko penjual ikan cupang. “Makanan ikan cupang berupa artemia, jentik nyamuk, cacing sutra, kutu air, kuning telur dan boldworm,” demikian kata Wildan.

Salah satu contoh dari makanan ikan cupang alami adalah artemia. Berikut penjelasannya.

artemia
Artemia. (foto: freepik)

Artemia merupakan jenis makanan alami yang sangat disukai oleh ikan cupang. Dengan artemia, persentase keberhasilan budidaya ikan cupang bisa mendekati angka 100%.

Wujud dari artemia saat kita beli adalah berupa telur artemia, dan kita harus menetaskannya terlebih dahulu agar bisa diberikan pada ikan cupang (lihat disini untuk cara membuat alat penetas artemia dengan mudah dan murah).

Perlu diperhatikan, sehebat apapun kita memiliki trik untuk memisahkan artemia yang sudah menetas dengan cangkangnya meski tidak banyak, biasanya tetap ada cangkang yang tercampur dengan artemia yang telah menetas. 

 

Apakah Cangkang Artemia Berbahaya bagi Cupang?

Cangkang artemia. (foto: penjualcupang.com)

Mungkin ada beberapa pertanyaan yang menghantui dari pemelihara ikan cupang tentang penggunaan artemia untuk makanan ikan cupang mereka.

  • Apakah cangkang ini nantinya akan juga dimakan oleh ikan cupang?
  • Apakah jika termakan bisa membahayakan ikan cupang?
  • Bagaimana cara membersihkanya jika sudah terlanjur masuk ke wadah ikan cupang?

Jika ada ikan cupang yang memakannya, tentu saja akan sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian pada ikan cupang tersebut. Karena sistem pencernaan ikan cupang belum atau bahkan tidak akan mampu untuk mencerna cangkang artemia.


Bisa saja ikan cupang memakan cangkang telur artemia, jika penetasan artemia telat dan ikan cupang sudah terlanjur lapar (lihat disini untuk cara mudah untuk menetaskan telur artemia).

Namun, ikan cupang merupakan ikan predator, yang tentunya lebih tertarik untuk memangsa yang bergerak ketimbang memakan yang tidak bergerak.

Dengan melihat kasus ini, kekhawatiran yang menghantui dari pemelihara ikan cupang tentang penggunaan artemia untuk makanan ikan cupang mereka kurang beralasan.

Namun, semakin majunya teknologi dunia perikanan, artemia kini juga telah tersedia tanpa cangkang. Patut dicoba. 

 

Frekuensi Pemberian Makanan Ikan Cupang

Artemia yang sudah siap dijadikan pakan ikan cupang. (foto: ikanesia.id)

Selain jenis makanan ikan cupang, yang juga harus diperhatikan adalah frekuensi waktu pemberian makanan tersebut. Berapa kali sebaiknya memberi makan ikan cupang?

Penjual ikan cupang bernama Scorphy Novanlized mengatakan, sebaiknya jangan terlalu sering memberi makan ikan cupang dalam sehari. Ikan cupang jika terlalu banyak diberi makan malah akan sakit.

“Nanti ada sakit yang tidak bisa pup namanya dropsy (sisik nanas). Penyakit yang paling ditakutin sama pecinta cupang,” ujar pria yang berjualan ikan cupang sejak 2018 itu.

Frekuensi ideal dalam memberi makanan ikan cupang adalah cukup dua kali sehari. “Sehari sekali juga aman,” kata pria yang akrab disapa Opi itu. Pelaku usaha budidaya ikan cupang yang mendapatkan berkah di tengah pandemi COVID-19. Dalam sehari bisa meraup keuntungan hingga Rp 1 juta lebih. 

 

Sebanyak apa porsi makanan untuk ikan cupang?

Porsi makanan yang tepat sesuai dengan ukuran bola mata ikan cupang. (foto: wikihow)

Ikan cupang memiliki lambung yang relatif kecil. Ukurannya kira-kira sebesar bola matanya. Jadi, kalau Anda ingin tahu seberapa banyak porsi yang harus Anda berikan, lihatlah matanya.

Beda ukuran ikan, beda pula porsi makanannya. Cupang giant, yang berukuran besar, tentu memiliki lambung yang lebih besar pula. Ikan cupang yang masih berukuran sedang, tentu saja porsi makannya lebih sedikit.

Semua makanan yang tak termakan dan sudah mengendap di dasar wadah harus segera dibuang. Jika tidak, butiran sisa makanan atau cangkang artemia yang berada di bagian bawah akan mulai larut dan dapat mempengaruhi kualitas air.

Tidak hanya itu, makanan olahan yang tak termakan tersebut dapat beracun dan akhirnya dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada ikan cupang. Seperti layaknya manusia makan makanan basi. Tidak enak bukan?

Hal lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah jangan pernah mencampur dua jenis makanan dalam satu porsi yang sama. Sistem pencernaan ikan tidak sebagus manusia. Hal ini dapat membuat lambung ikan cupang seperti kelebihan muatan dan merusak sistem pencernaannya sehingga bisa menyebabkan sakit.

Bagaimana? Anda sudah tahu cara memberikan makanan untuk ikan cupang agar cantik, cepat besar dan sehat. Selamat mencoba!


Sumber:


Register Now! Font Banner - Free Fonts  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *