Artemia Sebagai Makanan Ikan yang Murah & Mudah

1 min read

Register Now!


Artemia Makanan Ikan – Berbagai macam makanan untuk budidaya ikan telah digunakan untuk menunjang kualitas dan kuantitas ikan. Seperti dengan penggunaan artemia sebagai makanan ikan. Udang renik yang berukuran mini ini memiliki kandungan yang sangat baik untuk perkembangan ikan sehingga banyak dimanfaatkan sebagai makanan ikan yang bergizi tinggi.

Artemia adalah sejenis udang renik yang primitif. Udang yang berukuran sangat kecil ini biasa hidup di pesisiran yang memiliki tingkat kadar garam cukup tinggi. Hewan air ini dapat tumbuh dan berkembang biak dengan baik di suhu 25-30 derajat Celcius.

Dinamakan udang yang sangat kecil karena memang ukuran dari tubuh artemia dewasa hanya berkisar 1-2 cm. Beratnya pun sangat ringan, yaitu hanya 10 miligram per ekornya. Di alam bebas, artemia memakan berbagai macam sisa renik dari jasad hidup yang hancur, ganggang berukuran renik, bakteri, dan cendawan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuhnya.

Jenis ganggang yang umumnya dimakan oleh artemia yaitu tergolong ganggang hijau. Diantaranya lambertia, cladophora, platymonas, dan masih banyak lagi. Ada juga jenis ganggang biru yang juga dikonsumsi oleh artemia, yaitu jenis oscillatoria.

Berjalan dengan berkembangnya zaman dan pengolahan makanan bagi budidaya ikan, artemia pun disukai sebagai sumber protein untuk ikan tersebut. Artemia yang dijadikan makanan ikan adalah artemia yang telah dewasa, yaitu yang sudah berusia 2 minggu setelah penetasannya.


Terdapat dua jenis perkembangbiakan artemia di alam bebas, yaitu secara biseksual dan patenogenetik. Perkembangbiakan yang pertama dengan mengawinkan induk betina dan jantan. Sedangkan yang kedua dilakukan dengan dirinya sendiri tanpa adanya proses perkawinan.

Artemia dibudidayakan dengan cara bertelur dan beranak. Jika lingkungan sekitar cukup mendukung perkembangannya, artemia dapat berkembang biak dengan beranak. Sedangkan bila ia berada di suatu lingkungan yang kurang mendukung perkembangannya, artemia akan bertelur. Lihat disini untuk cara menetaskan telur artemia dengan mudah.

Bila Anda berniat untuk membudidayakan artemia, salah satu makanan yang dapat digunakan untuk pembesaran artemia adalah bekatul. Setelah 2 minggu, artemia akan memiliki Panjang sekitar 8 milimeter dan tergolong artemia dewasa yang sudah dapat digunakan untuk makanan ikan.

Bisnis budidaya artemia dapat menjadi bisnis yang sangat menjanjikan, karena dalam proses pembesaran dan perkembangbiakannya terbilang sangat mudah juga murah untuk pembelian bibit/anakannya. Jadi, apakah Anda tertarik dengan bisnis budidaya artemia ini?

Sumber



Register Now! Font Banner - Free Fonts  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *