Produk Anda ingin dilihat ribuan orang?
Tempatbagi.com siap membantu kolaborasi iklan yang menguntungkan. Kunjungi Kontak Kami.

Konten Kreator, Pilihan Karier Informal untuk Pemberdayaan Perempuan

Konten Kreator, Pilihan Karier Informal untuk Pemberdayaan Perempuan
Konten Kreator, Pilihan Karier Informal untuk Pemberdayaan Perempuan


Di era digital yang serba cepat ini, menjadi seorang kreator konten bukan lagi sekadar hobi, melainkan sebuah profesi yang menjanjikan, terutama bagi perempuan. Pekerjaan ini membuka pintu lebar bagi kaum perempuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi.

Melalui artikel ini, kita kupas tuntas bagaimana pekerjaan kreatif ini sebagai pemberdayaan perempuan, meningkatkan pendapatan, dan mengatasi ketimpangan gender dalam dunia kerja.

AIGURU: Bikin Soal & RPP dalam Hitungan Menit!

Peluang Ekonomi Konten Kreator bagi Perempuan Indonesia

Pekerjaan sebagai kreator konten dapat menjadi pilihan profesi informal yang sangat bermanfaat bagi perempuan di Indonesia.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender, Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Pekerjaan ini secara langsung memberikan peluang tambahan untuk meningkatkan penghasilan dan memperkuat kemandirian ekonomi perempuan.

Mengatasi Ketimpangan Gender dalam Dunia Kerja

Sayangnya, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan di Indonesia masih rendah, hanya mencapai 50% selama 20 tahun terakhir. Dari jumlah tersebut, 66% atau sekitar 54,5 juta pekerja perempuan bekerja di sektor informal.

Baca juga :  Contoh Soal Essay Pesawat Sederhana - Fisika SMP

Di sisi lain, TPAK laki-laki sudah mencapai 80%. Angka-angka ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan besar dalam kesempatan kerja. Oleh karena itu, profesi kreator konten muncul sebagai solusi yang dapat mengurangi kesenjangan tersebut.

Program Creators Lab, Membekali Keterampilan Digital

Guna membantu perempuan mengatasi tantangan ini, Tokopedia dan TikTok Shop berkolaborasi melalui program Creators Lab. Program ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha mengembangkan bisnis di era discovery e-commerce.

Selain itu, program ini juga mendukung inisiatif #BelanjaAman. Melalui pelatihan ini, peserta belajar banyak hal, mulai dari prinsip afiliasi, cara membuat video, hingga tips merekomendasikan produk atau penjual yang tepercaya agar pengalaman menggunakan platform menjadi lebih aman dan nyaman.

Panduan Belanja Aman untuk Kreator Konten

Dalam program ini, kami membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang cara memilih produk yang aman. Kami mengajarkan mereka untuk memilih produk dari penjual berstatus Power Shop atau Mall, meninjau ulasan pembeli untuk memastikan kualitas produk, dan mengecek izin resmi seperti BPOM atau PIRT sebelum merekomendasikannya melalui video pendek atau siaran langsung.

Baca juga :  SPMB 2026 Jabar: Syarat Serta Cara Daftar Sekolah TK, SD, SMP dan SMA/SMK

Dengan demikian, mereka bisa menjadi afiliator yang kredibel dan tepercaya.

Meningkatkan Keterampilan Digital melalui Emak-emak Matic

Direktur Konten Digital Kementerian Ekonomi Kreatif, Yuana Rochma Astuti, menjelaskan bahwa program Creators Lab berintegrasi dengan komunitas Emak-emak Matic untuk pemberdayaan perempuan dengan keterampilan digital.

Peserta dilatih secara intensif dalam membuat video promosi dan memahami prinsip afiliasi. Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk melatih 10.000 peserta hingga akhir tahun 2025 di berbagai wilayah, yang pada akhirnya memperluas akses perempuan terhadap peluang ekonomi digital.

Kisah Inspiratif dari Kreator Konten Perempuan

Head of Public Policy and Government Relations Tokopedia dan TikTok Indonesia, Hilmi Adrianto, berbagi beberapa kisah sukses perempuan yang berhasil mendapatkan penghasilan dari rumah sebagai afiliator.



Contohnya adalah Ma’e Arik, yang fokus pada produk kebutuhan sehari-hari, serta Mom Uung, yang mengkhususkan diri pada produk ibu dan bayi. Mereka secara konsisten membuat konten video promosi untuk membangun hubungan yang kuat dengan audiens, yang pada akhirnya mendorong penjualan produk lokal secara signifikan.

Baca juga :  Pembelahan Mitosis

Pentingnya Menguasai Keterampilan Membuat Konten

Di era discovery e-commerce, di mana masyarakat berbelanja sambil mencari inspirasi melalui video, keterampilan membuat konten video, baik dalam bentuk pendek maupun siaran langsung, menjadi sangat penting.

Semua orang, termasuk pelaku usaha, masyarakat umum, dan perempuan Indonesia, perlu menguasai kemampuan ini karena kini kemampuan ini menjadi modal utama.

Berdasarkan data, transaksi sejumlah penjual di TikTok Shop meningkat hingga 30 kali lipat berkat siaran langsung dan bahkan melonjak 31 kali lipat berkat video pendek. Penjual maupun afiliator dapat membuat konten-konten ini.

Manfaat Profesi Kreator Konten yang Saling Menguntungkan

Tidak heran jika profesi kreator konten semakin diminati oleh pelaku usaha dari berbagai skala. Pekerjaan ini bukan hanya memberikan penghasilan, tetapi juga membuka ruang bagi perempuan untuk berdaya dan menyalurkan kreativitas.

Kolaborasi ini saling menguntungkan. Sistem ini menguntungkan kreator, penjual, dan pembeli dengan meningkatkan komisi, omzet, dan rekomendasi produk.



AIGURU: Bikin Soal & RPP dalam Hitungan Menit!

Novel KLEPON: Aroma Garis Waktu