Kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi terus meningkat tajam. Namun, dengan harga mobil baru LCGC yang sudah melampaui Rp150 juta hingga Rp200 juta, solusi terbaik adalah beli mobil bekas. Oleh karena itu, mobil Low Cost Green Car (LCGC) bekas tetap menjadi pilihan utama yang paling logis dan ekonomis bagi banyak pembeli mobil pertama di Indonesia.
Oleh karena itu, banyak konsumen kini mengalihkan perhatian mereka ke pasar sekunder, mencari mobil bekas LCGC untuk mendapatkan harga yang jauh lebih terjangkau.
Perbandingan Harga Mobil Bekas LCGC di Pasar Sekunder
Saat ini, tiga merek raksasa—Toyota, Daihatsu, dan Honda— menawarkan lini produk LCGC di pasar domestik. Namun, tingginya harga baru mendorong calon pembeli untuk mengeksplorasi pasar mobil bekas. Berikut adalah perbandingan harga mobil bekas LCGC berdasarkan data pasar terkini dari situs OLX:
- Daihatsu:
- Daihatsu Sigra (NIK 2021-2024) memiliki rentang harga antara Rp112 juta hingga Rp137 juta.
- Daihatsu Ayla (NIK yang sama) dibanderol mulai dari Rp99 juta hingga Rp123 juta. Ayla mengandalkan mesin 1.000 cc 3 silinder yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 67 PS pada putaran 6.000 rpm.
- Toyota:
- Toyota Calya (NIK 2021-2024) ditawarkan mulai dari Rp115 juta hingga Rp135 juta.
- Toyota Agya menampilkan rentang harga yang sedikit lebih luas, yaitu antara Rp115 juta hingga Rp145 juta.
- Honda:
- Honda Brio Satya (NIK 2021-2024) mematok harga berkisar antara Rp120 juta hingga Rp155 juta. Mobil ini dibekali mesin 1.2L i-VTEC yang menghasilkan tenaga sebesar 90 PS.
Faktor Kunci yang Mempengaruhi Harga Mobil Bekas LCGC
Meskipun harga mobil bekas menjadi alternatif yang lebih terjangkau, calon pembeli wajib memperhatikan beberapa faktor krusial sebelum melakukan transaksi. Pemeriksaan yang teliti akan menjamin Anda mendapatkan unit terbaik. Beberapa hal yang harus Anda periksa meliputi:
- Riwayat Servis: Pastikan mobil memiliki riwayat servis yang lengkap dan tidak pernah terlibat kecelakaan.
- Odometer: Periksa jarak tempuh untuk mengetahui intensitas penggunaan mobil sebelumnya.
- Keaslian Dokumen: Cek kesesuaian nomor rangka dan mesin sebagai bukti keaslian mobil.
- Test Drive Wajib: Lakukan uji coba berkendara (test drive) untuk memastikan kenyamanan dan kinerja mobil sebelum Anda memutuskan pembelian.
Keunggulan Mobil LCGC, Hemat Bahan Bakar dan Ramah Lingkungan
Mobil LCGC dirancang untuk mengejar efisiensi bahan bakar, sehingga mengonsumsi hanya 1 liter bahan bakar untuk jarak minimal 20 kilometer. Selain itu, mobil ini diproduksi dengan kapasitas mesin kecil, yaitu 1.000 cc dan 1.200 cc. Kapasitas mesin yang kecil ini berdampak langsung pada pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi karbon.
Program LCGC bertujuan untuk mendukung kemandirian industri otomotif nasional sekaligus memenuhi permintaan masyarakat akan kendaraan yang hemat energi dan terjangkau.
Ingin punya mobil pertama yang irit dan ramah di kantong? Beli mobil bekas LCGC adalah solusi transportasi cerdas, efisien, dan ramah lingkungan yang sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia! Sebab, dengan harga yang lebih terjangkau di pasar sekunder dan efisiensi bahan bakar yang terjamin, LCGC tetap menjadi pilihan terbaik.
Oleh karena itu, pastikan Anda melakukan riset cermat dan periksa setiap detail mobil impian Anda sebelum membuat keputusan akhir.






























