Kabel rem belakang pada motor matic berperan penting dalam menjamin keselamatan pengendara. Jika kabel ini mengalami kerusakan, Anda akan mendapati fungsi rem terganggu, dan ini dapat membahayakan pengemudi serta pengguna jalan lainnya.
Oleh karena itu, Anda perlu segera mengenali tanda-tandanya agar dapat melakukan perbaikan atau penggantian.
Penyebab dan Tanda Kerusakan Kabel Rem Motor Matic
Biasanya, masalah ini muncul pada motor yang sudah Anda gunakan selama tiga tahun atau lebih. Anda umumnya menemukannya pada motor matic yang masih menggunakan sistem tromol.
Tromol bekerja secara mekanis dengan bantuan kabel rem yang terhubung ke tuas di setang. Jadi, jika kabel ini mengalami kerusakan, Anda akan merasakan kemampuan pengereman berkurang.
Salah satu gejala utamanya adalah saat Anda merasakan rem kurang responsif, meskipun sudah Anda tekan atau injak hingga maksimal. Ini bisa menjadi pertanda bahwa kabel mulai mengalami kerusakan.
Menurut Agung Manullang, pemilik Kumis Project di daerah Rawalumbu, Bekasi, Anda harus segera menangani kondisi seperti ini.
“Jika rem terasa tidak pakem meski sudah ditekan atau diinjak hingga dalam, itu bisa menjadi tanda bahwa kabel rem sedang mengalami kerusakan,” ujar Agung.
Perhatikan Kondisi Kampas Rem dan Gejala Internal
Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan kondisi kampas rem. Jika kampas masih tergolong tebal namun rem tetap tidak bekerja optimal, ini bisa menjadi indikasi adanya kerusakan pada kabel.
Meskipun Anda melihat bagian luar kabel tampak baik, bagian dalamnya mungkin sudah mulai mengalami kerusakan. Misalnya, ada serabut kawat yang mulai putus meskipun belum sepenuhnya rusak.
Gejala lain yang bisa muncul adalah saat rem tiba-tiba mengunci. Hal ini dapat terjadi karena tersangkut atau mengalami penyumbatan.
Pada motor matic, Anda akan sangat merasakan kondisi ini karena tuas rem berada di tangan kiri pengemudi. Saat mengalami kerusakan, Anda akan merasakan tuas terasa keras, tetapi rem tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Pentingnya Segera Mengganti Komponen yang Rusak
Agung menekankan bahwa Anda tidak boleh menunda penggantian kabel rem. Jika Anda membiarkannya, kabel bisa saja putus dan menyebabkan bahaya yang lebih besar.
Tidak hanya berdampak pada keselamatan Anda sebagai pengemudi, kerusakannya juga dapat memengaruhi performa kendaraan Anda secara keseluruhan.
Pemeriksaan Berkala untuk Keselamatan Berkendara
Untuk menghindari risiko tersebut, Anda disarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan berkala terhadap komponen rem, termasuk kabel rem.
Jika Anda menemukan gejala-gejala di atas, segera kunjungi bengkel resmi atau tempat servis terpercaya untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Dengan begitu, Anda akan menjaga keselamatan berkendara dan motor Anda akan tetap berfungsi dengan optimal.






























