Di tengah meningkatnya popularitas mobil listrik, BYD Atto 1 muncul sebagai pesaing kuat bagi mobil konvensional seperti city car dan LCGC bertenaga bensin. Karena harga dan posisinya yang serupa, penting untuk membandingkan total biaya kepemilikan keduanya. Perhitungan ini akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih cerdas dan hemat.
Mengupas Biaya Kepemilikan Mobil Bensin Konvensional
Pertama-tama, mari kita hitung biaya kepemilikan mobil bensin. Asumsi yang digunakan adalah mobil memiliki konsumsi bahan bakar 20 km/liter dengan bensin RON 90 seharga Rp10.000 per liter.
Sebagai contoh, seorang komuter yang menempuh jarak 40 km per hari akan menghabiskan sekitar Rp20.000 untuk bahan bakar. Secara total, dalam setahun, biaya ini membengkak menjadi Rp7.200.000.
Selain biaya bahan bakar, Anda juga perlu membayar pajak tahunan sebesar Rp3.000.000 dan biaya perawatan sebesar Rp2.000.000 setiap 20.000 km. Jika semua dijumlahkan, total biaya kepemilikan dalam satu tahun mencapai Rp12.200.000. Oleh karena itu, selama lima tahun, total pengeluaran Anda bisa menyentuh angka Rp61.000.000.
Menganalisis Biaya Kepemilikan BYD Atto 1
Selanjutnya, mari kita teliti biaya kepemilikan BYD Atto 1. Mobil ini memiliki konsumsi energi sebesar 7,3 km/kWh. Apabila Anda mengisi daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan tarif Rp2.630 per kWh, biaya harian Anda hanya sekitar Rp14.411. Dengan demikian, biaya tahunan yang Anda keluarkan hanya sekitar Rp5.187.945.
Di samping itu, pemilik BYD Atto 1 juga harus membayar pajak tahunan yang jauh lebih ringan, yaitu Rp150.000, dan biaya perawatan sekitar Rp1.000.000 per tahun. Jadi, total biaya kepemilikan per tahun hanya mencapai Rp6.337.945, dan dalam lima tahun, totalnya sekitar Rp31.689.726.
Keuntungan Tambahan, Pengisian Daya di Rumah
Tentu saja, ada cara lain untuk menghemat lebih banyak lagi. Jika Anda memilih pengisian daya di rumah (home charging) dengan tarif yang lebih rendah, yaitu Rp1.447 per kWh, pengeluaran harian akan menjadi lebih murah.
Dengan demikian, total biaya kepemilikan Anda, termasuk pajak dan biaya perawatan, hanya mencapai Rp4.004.356 per tahun. Dalam jangka waktu lima tahun, Anda hanya perlu mengeluarkan Rp20.021.781.
Perbedaan Jauh, Bukti BYD Atto 1 Lebih Hemat
Dari semua perhitungan yang telah dijabarkan, terlihat jelas bahwa biaya kepemilikan BYD Atto 1 jauh lebih hemat dibandingkan mobil bensin. Bahkan, dalam setahun, Anda bisa menghemat antara Rp5 juta hingga Rp8 juta. Sementara itu, dalam lima tahun, total penghematan Anda bisa mencapai Rp29 juta hingga Rp40 juta.
Manfaat Lain yang Ditawarkan Mobil Listrik
Selain penghematan finansial, mobil listrik seperti BYD Atto 1 menawarkan sejumlah keuntungan lain. Berikut adalah beberapa di antaranya:
- Biaya Operasional Lebih Rendah: Pengisian daya listrik jauh lebih murah daripada membeli bensin.
- Pajak Lebih Ringan: Pemerintah memberikan insentif pajak yang signifikan bagi pemilik kendaraan listrik.
- Perawatan Lebih Sederhana: Mobil listrik memiliki komponen yang lebih sedikit dan sederhana, sehingga biaya perawatannya pun lebih rendah.
- Ramah Lingkungan: Mobil listrik tidak menghasilkan emisi karbon, menjadikannya pilihan yang lebih baik untuk keberlanjutan lingkungan.
Pada akhirnya, BYD Atto 1 menawarkan solusi transportasi yang tidak hanya ekonomis tetapi juga ramah lingkungan, ideal untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan. Perbandingan ini membuktikan bahwa mobil listrik bisa menjadi investasi yang lebih bijaksana dalam jangka panjang.



























