Momen kehamilan anjing memang membawa sukacita yang luar biasa, namun sekaligus menimbulkan kecemasan bagi pemilik. Oleh karena itu, masa kritis ini menuntut perhatian ekstra agar anjing peliharaan Anda dapat melalui proses kehamilan dengan aman dan lancar. Sehingga, sangat penting bagi setiap pemilik untuk menguasai seluk-beluk persiapan dan proses anjing melahirkan, termasuk memahami durasi dan tahapan kehamilan anjing yang tepat.
Berapa Lama Durasi Kehamilan Anjing?
Jika anjing peliharaan Anda sedang hamil, Anda pasti ingin tahu berapa lama durasi kehamilannya. Durasi kehamilan anjing sebenarnya dapat bervariasi. Variasi ini bergantung pada ras, jumlah anak, serta kondisi kesehatan individu anjing. Secara umum, masa kehamilan anjing berlangsung selama 63 hari, atau sekitar sembilan minggu.
Meskipun demikian, rentang normalnya bisa berkisar antara 58 hingga 72 hari (sekitar delapan hingga sepuluh minggu). Sebagai contoh, anjing ras kecil biasanya memiliki masa kehamilan yang lebih pendek daripada anjing ras besar.
Fakta Unik Siklus Reproduksi Anjing
Siklus reproduksi anjing memiliki mekanisme yang unik. Faktanya, sel telur anjing membutuhkan waktu 24 hingga 72 jam untuk membelah sebelum sperma dapat membuahinya. Di sisi lain, sperma yang sehat dapat bertahan hidup di saluran reproduksi anjing betina selama 5 hingga 11 hari. Oleh karena itu, rentang waktu pembuahan efektif seringkali lebih lebar dari yang diperkirakan.
Tahapan Penting Selama Kehamilan Anjing
Selama kurang lebih dua bulan, anjing akan melewati beberapa tahap kehamilan yang ditandai dengan perubahan fisik dan perilaku. Berikut adalah tahapan kehamilan yang perlu Anda ketahui:
- Tahap 1 (Masa Birahi): Anjing memasuki masa birahi yang berlangsung sekitar 5 hingga 9 hari. Pada tahap ini, anjing betina menunjukkan tanda-tanda siap kawin, seperti keluarnya cairan vagina.
- Tahap 2 (Bulan Pertama): Jika pembuahan berhasil, anjing betina memasuki bulan pertama kehamilan. Janin mulai terbentuk, yang disertai dengan peningkatan nafsu makan, puting yang membesar, dan perilaku yang lebih malas.
- Tahap 3 (Kenaikan Berat Badan): Anjing mulai mengalami kenaikan berat badan yang signifikan. Kenaikan ini bisa mencapai 20 hingga 50 persen dari berat tubuh normalnya.
- Tahap 4 (Persiapan Persalinan): Anjing mulai mempersiapkan proses persalinan. Tanda-tanda yang muncul meliputi perilaku gelisah, penurunan nafsu makan, dan suhu tubuh yang menurun.
- Tahap 5 (Persalinan): Proses persalinan dimulai. Anak anjing biasanya dilahirkan setiap 30 hingga 60 menit.
Cara Akurat Mendeteksi Kehamilan Anjing
Anda dapat mendeteksi kehamilan anjing melalui pengamatan perubahan fisik dan perilaku, atau melalui pemeriksaan medis. Secara umum, anjing yang hamil akan menunjukkan tanda-tanda seperti peningkatan nafsu makan, berat badan yang meningkat, puting yang membesar, perut yang membesar, dan perilaku yang lebih manja.
Untuk deteksi medis, dokter hewan dapat melakukan palpasi (meraba perut anjing) untuk merasakan kantung janin. Selain itu, USG (ultrasonografi) dapat mendeteksi janin sejak usia 25 hari kehamilan. Di samping itu, tes darah juga dapat mengukur hormon kehamilan (relaksin) setelah usia kehamilan mencapai 22 hari.
Masa kehamilan anjing, yang umumnya berlangsung sekitar dua bulan, memang membutuhkan perhatian dan persiapan maksimal dari pemilik. Oleh karena itu, untuk memastikan proses anjing melahirkan berjalan lancar dan aman, Anda harus benar-benar mempersiapkan segalanya.
Tidak hanya itu, anjing akan mengalami berbagai perubahan dan berpotensi menghadapi komplikasi, sehingga sangat penting untuk menyediakan nutrisi yang cukup, lingkungan yang nyaman, serta melakukan persiapan persalinan yang matang.



























