goweser Terus gowes, gowes terus! Selagi dengkul masih kuat dan ban sepeda gak bocor, tetap terus gowes. Semangat!

Sepeda Gunung (MTB) dan Berbagai Macam Tipenya

1 min read

Register Now!

Sepeda Gunung – Mountain Bike (MTB) adalah jenis sepeda yang paling banyak digunakan saat ini. Buktinya, di setiap acara CFD (Car Free Day) terlihat sebagian besar orang memakai sepeda jenis ini dibandingkan dengan jenis sepeda BMX dan sepeda balap.

Sepeda ini biasa juga disebut All Terrain Bicycle, karena memang didesain untuk melintasi jalanan off-road, tapi kalau digunakan di jalan beraspal pun juga terasa nyaman, benar-benar sepeda ramah lingkungan yang dapat digunakan di segala medan.

Semua sepeda gunung wajib mempunyai rangka solid yang kokoh dan tahan lama. Ban sepeda yang lebar dengan velg jari-jari, juga stang yang lebar untuk membantu pesepeda menahan getaran dan guncangan.

Kebanyakan sepeda gunung memiliki suspensi, suspensi letaknya bisa di depan atau di belakang. Sepeda jenis ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1970 di arena perbukitan San Fransisco.
 

Tipe Sepeda Gunung

Sepeda gunung sendiri memiliki banyak tipe. Diantaranya yaitu tipe Downhill (mempunyai suspensi di depan dan belakang/full suspension), All Mountain, Hardtail (mempunyai suspensi hanya di depan), Rigid (tidak mempunyai suspensi) dan masih banyak lagi yang lain.

Jadi, wajar saja kalau jenis sepeda ini tergolong jenis sepeda yang paling banyak digunakan di Indonesia.
 

Harga

Harganya bervariasi sesuai dengan kualitasnya, mulai dari Rp. 1.000.000 – Rp. 100.000.000. Sepeda gunung produk asli dari Indonesia sendiri ada yang memiliki harga mencapai Rp. 100.000.000 yaitu sepeda Polygon Collosus DH 9.
 

Ciri-Ciri

Sepeda gunung mempunyai ciri- ciri sebagai berikut:

  • Frame/Rangka yang terbuat dari pipa yang relatif lebih besar, solid dan kuat kalau dibandingkan dengan jenis sepeda lainnya.
  • Rata-rata ukuran diameter roda 26” – 27,5″ dengan tapak ban yang lebar dan cukup besar.
  • Karena di khususkan untuk medan pegunungan yang berat, maka profil tapak ban yang dipakai mampu mencengkram tanah dan bebatuan.
  • Menggunakan suspension (shock breaker) di roda depan saja atau di keduanya.
  • Mempunyai tiga gear/gigi di depan dan delapan sampai sepuluh gear di belakang yang berguna sebagai pengatur kecepatan.

 

Jenis Cabang Olahraga

Berdasarkan jenis cabang olahraganya, adalah sebagai berikut:
 

Cross Country Bicycle atau XC Bikes

MTB dengan frame yang ringan, dengan suspensi depan atau full suspension. Sepeda ini dirancang untuk perjalanan jarak jauh dan maraton.
 

Downhill Bicycle

Juga dikenal sebagai Downhill Mountain Bike adalah sepeda full suspension yang dirancang untuk bersepeda menuruni lereng yang sangat curam dan berbatu.
 

Freeride Bicycle

Style bersepeda gunung yang terkait erat dengan bersepeda menuruni bukit dan melompati tanah yang terfokus pada tricks, gaya, dan teknik rail. Sekarang dikenal sebagai salah satu style yang paling populer dalam bersepeda gunung.
 

Enduro Bicycle

Dalam definisi dasarnya adalah jenis balap sepeda gunung menuruni bukit yang diberi batas waktu, dan menaiki bukit (tidak diberi batas waktu). Pembalap diberi batas waktu pada setiap tahap, terutama pada tahap menuruni bukit.
 

Trials Bicycle

Sepeda yang digunakan dalam style bersepeda gunung di mana pembalap mencoba melewati rintangan dengan penuh keseimbangan tanpa menginjakkan kakinya ke tanah.


Sumber:

Read more :  Sepeda Balap (Road Bike) dan Berbagai Macam Tipenya (part 1 to 2)

Register Now! Font Banner - Free Fonts  

goweser Terus gowes, gowes terus! Selagi dengkul masih kuat dan ban sepeda gak bocor, tetap terus gowes. Semangat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *